Dalam bab ini diuraikan beberapa ramuan dari daun sirih untuk mengobati berbagai jenis penyakit. Dalam hal ini, daun sirih ada yang bekerja sendiri tanpa campuran tanaman lain dan ada pula yang hanya sebagai pelengkap. Dengan kata lain, daun sirih bisa dijadikan sebagai bahan pokok dan bisa sebagai bahan tambahan, tergantung dari jenis penyakit yang akan diobati. Di samping itu, perlu diperhatikan cara pemakaiannya, karena untuk obat luar (misalnya untuk penyakit kulit dan untuk cebok) berbeda dengan untuk obat dalam yang ramuannya harus diminum atau dikonsumsi. Perlu diperhatikan pula pemakaian dalam bentuk daun sirih matang yang direbus atau dalam keadaan mentah. Sebagai tanaman yang berkhasiat obat, daun sirih sebaiknya dimanfaatkan dalam keadaan segar, sehingga cara meramunya harus mengikuti kaidah atau cara-cara yang lazim agar khasiat obat yang dikandungnya tidak pudar. Setelah dipetik, daun sirih segar harus dicuci dengan air bersih sebelum dimanfaatkan. Cara mencucinya adalah dengan menyiram atau menyemprotkan air bersih ke permukaan daun, baik bawah maupun atas, kemudian mengibaskannya hingga air yang menempel di daun sirih tersebut hilang. Setelah itu, daun sirih baru dimanfaatkan, baik direbus terlebih dahulu maupun tidak, tergantung dari penyakit yang akan diobati. Demikian pula bahan-bahan yang lain (kecuali gula, madu, garam, dan bahan-bahan baku yang sudah bersih atau siap pakai) sebaiknya dicuci bersih menggunakan air bersih. Tujuan pencucian bahan ini adalah agar tidak ada zat-zat berbahaya yang menempel di bahan-bahan tersebut. Setelah dicuci hingga bersih, bahan-bahan diramu seperti diuraikan dalam resep-resep ramuan. Seperti halnya ramuan obat tradisional atau jamu, ramuan daun sirih bisa dikombinasikan dengan obat-obat modern sesuai dengan resep dokter. Kombinasi ini bisa saling melengkapi satu sama lain dalam upaya menyembuhkan penyakit, tetapi bisa pula membahayakan. Karenanya, sebelum memanfaatkan ramuan ini dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter, terutama Anda yang memiliki penyakit berat, komplikasi, alergi, dan sedang hamil. Konsultasi ini perlu dilakukan mengingat hampir semua ramuan bersifat tradisional empiris, yakni pengalaman yang turun-temurun dan belum diteliti secara ilmiah-medis, meskipun dunia medis sendiri telah mengakui keberadaan zat yang terkandung di dalam daun sirih tersebut. Dalam hal ini, tentunya saran atau advis dokter harus diprioritaskan. Agar sembuh dari penyakit dengan ramuan daun sirih, ada beberapa hal yang bisa dijadikan pegangan atau pedoman. 1. Berdoa kepada Tuhan Yang Maha Menyembuhkan agar penyakit bisa disembuhkan dengan perantaraan ramuan obat yang dipakai. 2. Memakai ramuan obat sesuai dengan aturan pemakaian dan dosis yang dianjurkan. Bisa pula dengan cara mencobanya sedikit demi sedikit dan jika khasiatnya bisa dirasakan oleh tubuh, baru memakainya sesuai dengan aturan atau dosis. 3. Menyugesti atau meyakinkan diri sendiri bahwa dengan menggunakan ramuan ini penyakit yang diderita bisa sembuh. 4. Memeriksakan diri (check up) dan melakukan konsultasi dengan dokter sesuai dengan penyakit yang diderita agar perkembangan penyakit terpantau. Melaksanakan pola hidup sehat, yakni memakan makanan yang gizinya seimbang dan teratur, bekerja atau beraktivitas secara teratur, tidur teratur, berolahraga, dan beribadah kepada Tuhan Yang Maha Esa |
Dalam bab ini diuraikan beberapa ramuan dari daun sirih untuk mengobati berbagai jenis penyakit. Dalam hal ini, daun sirih ada yang bekerja sendiri tanpa campuran tanaman lain dan ada pula yang hanya sebagai pelengkap. Dengan kata lain, daun sirih bisa dijadikan sebagai bahan pokok dan bisa sebagai bahan tambahan, tergantung dari jenis penyakit yang akan diobati. Di samping itu, perlu diperhatikan cara pemakaiannya, karena untuk obat luar (misalnya untuk penyakit kulit dan untuk cebok) berbeda dengan untuk obat dalam yang ramuannya harus diminum atau dikonsumsi. Perlu diperhatikan pula pemakaian dalam bentuk daun sirih matang yang direbus atau dalam keadaan mentah. Sebagai tanaman yang berkhasiat obat, daun sirih sebaiknya dimanfaatkan dalam keadaan segar, sehingga cara meramunya harus mengikuti kaidah atau cara-cara yang lazim agar khasiat obat yang dikandungnya tidak pudar. Setelah dipetik, daun sirih segar harus dicuci dengan air bersih sebelum dimanfaatkan. Cara mencucinya adalah dengan menyiram atau menyemprotkan air bersih ke permukaan daun, baik bawah maupun atas, kemudian mengibaskannya hingga air yang menempel di daun sirih tersebut hilang. Setelah itu, daun sirih baru dimanfaatkan, baik direbus terlebih dahulu maupun tidak, tergantung dari penyakit yang akan diobati. Demikian pula bahan-bahan yang lain (kecuali gula, madu, garam, dan bahan-bahan baku yang sudah bersih atau siap pakai) sebaiknya dicuci bersih menggunakan air bersih. Tujuan pencucian bahan ini adalah agar tidak ada zat-zat berbahaya yang menempel di bahan-bahan tersebut. Setelah dicuci hingga bersih, bahan-bahan diramu seperti diuraikan dalam resep-resep ramuan. Seperti halnya ramuan obat tradisional atau jamu, ramuan daun sirih bisa dikombinasikan dengan obat-obat modern sesuai dengan resep dokter. Kombinasi ini bisa saling melengkapi satu sama lain dalam upaya menyembuhkan penyakit, tetapi bisa pula membahayakan. Karenanya, sebelum memanfaatkan ramuan ini dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter, terutama Anda yang memiliki penyakit berat, komplikasi, alergi, dan sedang hamil. Konsultasi ini perlu dilakukan mengingat hampir semua ramuan bersifat tradisional empiris, yakni pengalaman yang turun-temurun dan belum diteliti secara ilmiah-medis, meskipun dunia medis sendiri telah mengakui keberadaan zat yang terkandung di dalam daun sirih tersebut. Dalam hal ini, tentunya saran atau advis dokter harus diprioritaskan. Agar sembuh dari penyakit dengan ramuan daun sirih, ada beberapa hal yang bisa dijadikan pegangan atau pedoman. 1. Berdoa kepada Tuhan Yang Maha Menyembuhkan agar penyakit bisa disembuhkan dengan perantaraan ramuan obat yang dipakai. 2. Memakai ramuan obat sesuai dengan aturan pemakaian dan dosis yang dianjurkan. Bisa pula dengan cara mencobanya sedikit demi sedikit dan jika khasiatnya bisa dirasakan oleh tubuh, baru memakainya sesuai dengan aturan atau dosis. 3. Menyugesti atau meyakinkan diri sendiri bahwa dengan menggunakan ramuan ini penyakit yang diderita bisa sembuh. 4. Memeriksakan diri (check up) dan melakukan konsultasi dengan dokter sesuai dengan penyakit yang diderita agar perkembangan penyakit terpantau. Melaksanakan pola hidup sehat, yakni memakan makanan yang gizinya seimbang dan teratur, bekerja atau beraktivitas secara teratur, tidur teratur, berolahraga, dan beribadah kepada Tuhan Yang Maha Esa |
Memanfaatkan Ramuan Obat Daun Sirih
« Prev Post
Next Post »
Artikel Terkait:
Khasiat Seledri Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE ...
Menyembuhkan Sakit Gigi Secara Tradisional Menyembuhkan Sakit Gigi Secara Tradisional adalah info yang sangat penting menurut saya karena tidak jarang keluarga dan s ...
Cara Mengatasi Gatal karena kurap Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE ...
Cara Mengatasi Batuk Pilek Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE ...
Manfaat dan Khasiat Daun Kelor Daun Kelor Manfaat dan Khasiat Daun Kelor bagi manusia sangat banyak, oleh sebagian orang daun kelor diibaratkan tanaman apotik hi ...
Berikan Komentar Anda