Jangan terlalu sibuk mengurus dunia hingga lupa bahwa hidup punya batas waktu. Hidup harus seimbang, menabunglah sekarang demi akhiratmu.
Home » » Hal Hal Yang Merusak Otak

Hal Hal Yang Merusak Otak

Hal Hal Yang Merusak Otak sangat penting untuk di ketahui karena Otak merupakan pusat sistem saraf dan bagian yang sangat penting bagi tubuh. Otak mengatur dan mengkordinir sebagian besar, gerakan, perilaku dan fungsi tubuh homeostasis seperti detak jantung, keseimbangan cairan tubuh, suhu tubuh dan tekanan darah. Otak juga bertanggung jawab atas fungsi seperti pengenalan, emosi, ingatan, pembelajaran motorik dan segala bentuk pembelajaran lainnya. 

Otak manusia terdiri lebih dari 100 miliar saraf yang masing-masing terkait dengan 10 ribu saraf lain. Otak adalah organ tubuh vital yang merupakan pusat pengendali sistem saraf pusat. 

Otak mengatur dan mengkordinir sebagian besar gerakan, perilaku dan fungsi tubuh homeostasis seperti detak jantung, tekanan darah, keseimbangan cairan tubuh dan suhu tubuh. Otak juga bertanggung jawab atas fungsi seperti pengenalan, emosi, ingatan, pembelajaran motorik dan segala bentuk pembelajaran lainnya.

Apa jadinya jika fungsi otak kita terganggu atau rusak, tentu akan menggangu organ-organ tubuh lainnya, berikut ini merupakan kebiasaan yang dapat merusak otak kita.

Kurang tidur

Tidur akan membuat otak berisitirahat. Kekurangan tidur dalam jangka waktu lama sama saja dengan membunuh sel otak perlahan-lahan karena otak terus dipaksa untuk tetap menyala padahal otak juga butuh istirahat.

Mie instan 

Untuk para penggemar mie instan, pastikan Kamu punya selang waktu paling tidak 3 (tiga) hari setelah Kamu mengkonsumsi mie instan, jika Kamu akan mengkonsumsinya lagi. Dari informasi kedokteran, ternyata terdapat lilin yang melapisi mie instan. Itu sebabnya mengapa mie instan tidak lengket satu sama lainnya ketika dimasak. Konsumsi mie instan setiap hari akan meningkatkan kemungkinan seseorang terjangkiti kanker. 

Seseorang, karena begitu sibuknya dalam berkarir tidak punya waktu lagi untuk memasak, sehingga diputuskannya untuk mengkonsumsi mi instan setiap hari. Akhirnya dia menderita kanker. 

Tidak sarapan 

Mereka yang tidak sarapan akan memiliki kadar gula darah yang rendah. Hal ini akan memicu ketidakcukupan nutrisi pada otak padahal otak butuh nutrisi yang cukup untuk tetap bisa bekerja. Akibat kurang suplai nutrisi terutama glukosa, akhirnya kemampuan otak akan cepat menurun.

Sate 

Kalau Kamu gemar makan sate, jangan lupa makan ketimun setelahnya. Karena ketika kita makan sate sebetulnya ikut juga karbon dari hasil pembakaran arang yang dapat menyebabkan kanker dan mengakibatkan sel-sel pada otak tidak berkembang dan pada akhirnya bisa membuat anda susah berkonsentrasi. 

Untuk itu kita punya obatnya yaitu ketimun yang disarankan untuk dimakan setelah makan sate. Karena sate mempunyai zat Karsinogen (penyebab kanker) tetapi ketimun ternyata punya anti Karsinogen. Jadi sekali lagi jangan lupa makan ketimun setelah makan sate. 

Makan berlebihan

Sikap yang terlalu berlebihan bisa mengeraskan pembuluh darah di otak yang akhirnya dapat menurunkan kekuatan mental. 

Merokok

Semua orang tahu merokok itu tidak baik untuk kesehatan dan ada banyak dampak buruk yang dihasilkan bagi organ tubuh jika merokok. Khusus untuk organ otak, merokok bisa menyebabkan otak menyusut dan memicu penyakit pikun atau Alzheimer. Sel-sel saraf akan menyusut pada bagian hippocampus dan korteks depan yang berfungsi menyimpan ingatan.

Konsumsi gula berlebih 

Terlalu banyak mengonsumsi gula akan mengganggu proses penyerapan protein dan nutrisi sehingga tubuh akan mengalami kekurangan gizi (malnutrisi) dan akhirnya mengganggu perkembangan otak.

Polusi udara

Otak adalah organ yang mengonsumsi oksigen paling banyak dari tubuh. Menghirup udara yang penuh polusi akan mengurangi suplai oksigen ke otak dan akhirnya mengurangi efisiensi otak dalam bekerja.

Kopi 

Minum kopi secara berlebihan juga tidak baik untuk otak, para Ilmuwan menganjurkan minum kopi maksimal hanya 3 gelas cangkir per hari, itupun cangkir yang berukuran kecil.

Menutup kepala saat tidur 

Tidur dengan kepala ditutup bantal misalnya, akan meningkatkan konsentrasi karbondioksida ke otak. Saat bernafas dengan kepala tertutup, karbondioksida hasil bernafas akan masuk kembali ke dalam tubuh dan hal itu sangat berbahaya. 

Tetap bekerja dalam keadaan sakit 

Memaksakan diri untuk bekerja atau belajar dalam kondisi sakit sangat tidak baik untuk otak dan akan merusak sel-sel otak. 

Jarang berbicara

Percakapan akan membantu seseorang untuk terus mengaktifkan sel-sel otaknya, apalagi percakapan yang berbau intelektual. Orang yang jarang berbicara akan membiarkan sel-sel otaknya mati perlahan-lahan karena tidak pernah mengaktifkannya. 

Jarang menstimulasi pikiran 

Berpikir adalah cara paling baik untuk melatih otak. Kurang menstimulasi otak dengan berbagai hal akan menyebabkan otak menyusut. Sel-sel otak akan mati karena tidak ada sesuatu yang membuat otak berkembang.

Minum-minuman beralkohol

Bahayanya karena dapat merusak hati untuk menawarkan racun, sehingga darah beracun sampai ke otak. Kalau di Amerika minuman beralkohol hanya disarankan untuk orang yang berusia lebih dari 21 tahun, karena dalam usia yang dini, otak sangat mudah sekali rusak oleh pengaruh alkohol.

Begadang 

Kalo yang ini, bang haji juga bilang kan? "begadang jangan begadang kalo tiada artinya". Jika Kamu diharuskan untuk bergadang, sebaiknya seimbangkan dengan mengkonsumsi makanan dan minuman dengan nutrisi yang lengkap. 

Terlalu lama menggunakan handphone/ponsel 

Ini bisa diakibatkan oleh gelombang elektromagnetik yg ditimbulkan oleh HP, bisa berakibat ke perkembangan otak. Disarankan menggunakan handsfree/headset jika misalkan Kamu menerima telephone yang cukup lama. Dan masih banyak lagi bahaya dari radiasi ponsel.

Udang dan Vitamin C 

Jangan makan udang setelah Anda makan Vitamin C. Karena ini akan menyebabkan keracunan dari racun Arsenik (As) yang merupakan proses reaksi dari Udang dan Vitamin C di dalam tubuh dan berakibat   keracunan yang fatal dalam hitungan jam.

Mengkonsumsi udang dan Vitamin C secara bersamaan dapat mengakibatkan sel2 stimulus Otak menjadi gampang terganggu, pada akhirnya dapat mengakibatkan Kebodohan dan IQ menjadi Turun. 

Bahaya dibalik kemasan makanan 

Kemasan makanan merupakan bagian dari makanan yang sehari-hari kita konsumsi. Bagi sebagian besar orang, kemasan makanan hanya sekadar bungkus makanan dan cenderung dianggap sebagai "pelindung" makanan. Sebetulnya tidak tepat begitu, tergantung jenis bahan kemasan. 

Sebaiknya mulai sekarang Kamu cermat memilik kemasan makanan. Kemasan pada makanan mempunyai fungsi kesehatan, pengawetan, kemudahan, penyeragaman, promosi, dan informasi. Ada begitu banyak bahan yang digunakan sebagai pengemas primer pada makanan, yaitu kemasan yang bersentuhan langsung dengan makanan. Tetapi tidak semua bahan ini aman bagi makanan yang dikemasnya.

Penyakit yang berhubungan dengan otak antara lain ketidak mampuan berkomunikasi (Asperger syndrome), trauma atau kerusakan batang otak (traumatic brain injury), keterbelakangan mental (Down syndrome), epilepsi, autisme, ganguan kejiwaan (psychiatric disorders), penyakit disorientasi otak (Alzheimer), kelainan otak kronis yang mengganggu pergerakan (Parkinson), kelumpuhan (Paralyses), kerusakan atau kematian sebagian otak (partial brain degenerative disorder), Szhizoprenia dan lainnya. 

Pengobatan yang biasa diterapkan untuk penyakit-penyakit otak adalah menggunakan obat-obatan dan terapi psikis. Tapi kini peneliti dan para ilmuwan sedang giat mengembangkan teknik pengobatan terapi gen dan stem cell yang diyakini dapat memperbaiki neuron atau bagian otak yang telah rusak atau mati. 

Selain itu, pengembangan virus tertentu yang telah dimodifikasi secara molekular juga menjadi alternatif baru yang sedang duji peneliti. Virus yang telah dilemahkan ini kemudian diinjeksi ke pasien dan selanjutnya akan bermanfaat memperbaiki sistem saraf yang rusak.


Previous
« Prev Post

1 Komentar

  1. nice post, that's very interesting information thanks for sharing :)
    I introduce a Medical student in Islamic University of Indonesia Yogyakarta

    ReplyDelete

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.