Syi'ah meyakini bahwa semua nabi maksum, yakni terpelihara dan perbuatan salah, keliru, dan dosa sepanjang hidup mereka, baik sebelum masa kenabian maupun sesudahnya. Sebab jika seorang nabi melakukan kesalahan atau dosa, maka kepercayaan yang diperlukannya untuk posisi kenabian dengan sendirinya sirna dan orang tidak mempercayainya lagi sebagai penghubung mereka dengan Tuhan. Orang-orang juga tidak akanlagi menganggapnya sebagai panutan hidup mereka. Oleh karena itu Syi'ah meyakmi bahwa adanya sejumlah ayat yang mengesankan seolah-olah sejumlah nabi pernah berbuat dosa sama sekali tidak dapat difahami dalam pengertian telah betul-betul melakukan perbuatan dosa. Tidak demikian maksud ayat-ayat tersebut. Tapi semacam tark al-awla atau perbuatan meninggalkan yang utama. Maksudnya, di antara dua perbuatan baik, nabi bersangkutan justru memilih yang manfaatnya lebih sedikit, padahal ia lebih pantas memilih yang lebih utama. Atau dengan kata lain, termasuk dalam kategori: Perbuatan bcak untuk maqam abrar, orang-orang baik, adalah buruk untuk maqam muqarrabin, orang-orang dekat. Karenanya setiap orang dituntut melakukan perbuatan sesuai dengan maqamnya. |
Syi'ah meyakini bahwa semua nabi maksum, yakni terpelihara dan perbuatan salah, keliru, dan dosa sepanjang hidup mereka, baik sebelum masa kenabian maupun sesudahnya. Sebab jika seorang nabi melakukan kesalahan atau dosa, maka kepercayaan yang diperlukannya untuk posisi kenabian dengan sendirinya sirna dan orang tidak mempercayainya lagi sebagai penghubung mereka dengan Tuhan. Orang-orang juga tidak akanlagi menganggapnya sebagai panutan hidup mereka. Oleh karena itu Syi'ah meyakmi bahwa adanya sejumlah ayat yang mengesankan seolah-olah sejumlah nabi pernah berbuat dosa sama sekali tidak dapat difahami dalam pengertian telah betul-betul melakukan perbuatan dosa. Tidak demikian maksud ayat-ayat tersebut. Tapi semacam tark al-awla atau perbuatan meninggalkan yang utama. Maksudnya, di antara dua perbuatan baik, nabi bersangkutan justru memilih yang manfaatnya lebih sedikit, padahal ia lebih pantas memilih yang lebih utama. Atau dengan kata lain, termasuk dalam kategori: Perbuatan bcak untuk maqam abrar, orang-orang baik, adalah buruk untuk maqam muqarrabin, orang-orang dekat. Karenanya setiap orang dituntut melakukan perbuatan sesuai dengan maqamnya. |
Kemaksuman Nabi
Syafaat Para Nabi
Artikel Terkait:
Para Sahabat Dalam Pandangan Syiah Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE ...
Al Kafi Dalam Pandangan Syiah Ketika Sunni dan Syiah mengakui tuhan yang sama, nabi yang sama, Alquran yang sama, kiblat yang sama, syahadat yang sama, mengapa p ...
Pengaruh Syiah Di Indonesia Tradisi Syiah Kajian tentang Syi'ah di Indonesia, telah dilakukan oleh sejumlah ahli dan pengamat sejarah, sebagian besar dia ...
Perbaikan Keadaan Hidup Karena Di utusnya Nabi Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE ...
Air Adalah Rahasia Kehidupan Air Merupakan Rahasia Kehidupan Dalam kitab Asrar al ibadat wa Haqiqah ash Shalah, hal 16 ; Seorang ahlli makrifat berkata, " Bers ...
Berikan Komentar Anda