Jangan terlalu sibuk mengurus dunia hingga lupa bahwa hidup punya batas waktu. Hidup harus seimbang, menabunglah sekarang demi akhiratmu.
Home » » Menjaga Kesehatan Jantung

Menjaga Kesehatan Jantung

Menjaga Kesehatan Jantung adalah hal yang harus dilakukan setiap orang karena jantung salah satu organ penting yang ada di dalam tubuh manusia. Fungsi jantung sangat vital. Jantung bekerja memompa darah ke seluruh tubuh. Ia adalah organ yang bertanggung jawab terhadap pasokan darah yang ada di seluruh tubuh. Oleh karena itu, jika jantung bermasalah, akibatnya akan sangat fatal.
 
 
Resiko penyakit jantung bisa didapat seseorang dari faktor keturunan atau genetik, namun ini bisa dicegah dengan mengkonsumsi makanan begizi dan teratur berolahraga. Tidak hanya gaya hidup yang dapat dilakukan untuk memperkecil risiko sakit jantung, bisa juga melalui apa yang biasa kita minum.

Berdasarkan penyebabnya, penyakit jantung dibedakan menjadi dua. Pertama penyakit jantung bawaan dan penyakit jantung karena gaya hidup yang tidak sehat.

1. Penyakit Jantung Bawaan

Ketika menjalankan perannya, jantung dibantu oleh otot-otot. Otot tersebut harus kuat, mengingat otot itulah yang akan membantu jantung memompa darah secara wajar. Jika seseorang menderita penyakit jantung bawaan, otot jantung yang dimilikinya dalam keadaan lemah.

Ketika otot jantung dalam keadaan lemah, fungsi jantung akan terganggu. Untuk menanggulanginya, seseorang dengan penyakit jantung bawaan tidak boleh melakukan sebuah aktivitas yang tergolong berat. Mengapa demikian? Karena aktivitas yang berat akan memaksa jantung bekerja lebih keras. Ketika jantung dipaksa untuk bekerja lebih keras, jantung pun akan bereaksi tidak baik.

Reaksi yang ditimbulkan dari penyakit jantung bawaan ketika jantung sudah dalam keadaan kelelahan adalah rasa sakit di sekitar dada. Bahkan penderita penyakit jantung bawaan ini akan mudah sekali tidak sadarkan diri, ditambah dengan membirunya beberapa bagian tubuh. Jika dibiarkan, ini bisa menyebabkan penderitanya meninggal dunia.

2. Penyakit Jantung Akibat Gaya Hidup

Penyakit jantung yang timbul karena gaya hidup yang tidak sehat disebabkan oleh banyak faktor. Seperti
 
Pola makan yang tidak dijaga. Terlalu banyak mengonsumsi makanan mengandung lemak akan sangat berbahaya bagi kesehatan jantung. Lemak yang terkandung dalam makanan akan mengendap dan menghambat laju darah pada aliran-aliran darah. Termasuk pada aliran dari dan menuju jantung. Ketika aliran darah terganggu, akan ada bagian-bagian tubuh yang tidak teraliri oksigen. Otak misalnya. Perbanyak serat akan membantu lemak tersebut luruh. Tetapi, mulai sekarang, sebaiknya hentikan mengonsumsi makanan berlemak tinggi.
 
Jarang olah raga. Kebiasaan mengonsumsi makanan berlemak semakin diperparah dengan jarangnya Anda melakukan olah raga. Idealnya, ketika Anda mengonsumsi lemak, barengi hal tersebut dengan olah raga. Lemak yang tadinya akan menumpuk pada akhirnya kembali meluruh dalam bentuk keringat.
 
Merokok. Merokok dapat menjadi penyebab hadirnya penyakit jantung, baik yang pasif maupun aktif. Anda pasti pernah melihat peringatan pada bungkus rokok yang isinya “Merokok dapat menyebabkan jantung, impotensi, gangguan kehamilan dan janin”,bukan?
 
Stress. Ketika tubuh dalam keadaan stress, orang cenderung akan gelisah. Perasaan gelisah inilah yang kemudian “memaksa” jantung untuk bekerja lebih cepat dari biasanya. Dan ini bisa mengakibatkan jantung Anda bermasalah. 
 
Gejala penyakit jantung

1. Nyeri. Jika otot tidak mendapatkan cukup darah (suatu keadaan yang disebut iskemi), maka oksigen yang tidak memadai dan hasil metabolisme yang berlebihan menyebabkan kram atau kejang. Angina merupakan perasaan sesak di dada atau perasaan dada diremas-remas, yang timbul jika otot jantung tidak mendapatkan darah yang cukup. Jenis dan beratnya nyeri atau ketidaknyamanan ini bervariasi pada setiap orang. Beberapa orang yang mengalami kekurangan aliran darah bisa tidak merasakan nyeri sama sekali (suatu keadaan yang disebut silent ischemia).

2. Sesak napas merupakan gejala yang biasa ditemukan pada gagal jantung. Sesak merupakan akibat dari masuknya cairan ke dalam rongga udara di paru-paru (kongesti pulmoner atau edema pulmoner).

3. Kelelahan atau kepenatan. Jika jantung tidak efektif memompa, maka aliran darah ke otot selama melakukan aktivitas akan berkurang, menyebabkan penderita merasa lemah dan lelah. Gejala ini seringkali bersifat ringan. Untuk mengatasinya, penderita biasanya mengurangi aktivitasnya secara bertahap atau mengira gejala ini sebagai bagian dari penuaan.
4. Palpitasi (jantung berdebar-debar)

5. pusing & pingsan. Penurunan aliran darah karena denyut atau irama jantung yang abnormal atau karena kemampuan memompa yang buruk, bisa menyebabkan pusing dan pingsan.

6. Tiba-tiba sakit di bagian dada dibelakang tulang dada atau seperti sesak dada.

7. Nyeri dada bisa berulang beberapa menit (20 menit atau lebih).

8. Rasa nyeri bisa berupa tekanan di bagian dada, dan leher seolah tercekik hingga menyebabkan keluar keringat dingin

8. Tiba-tiba pingsan, namun bisa kembali sadar. Ini terjadi karena ada gangguan irama jantung

5. Merasa seperti sakit maag, padahal sebelumnya tidak pernah menderita gangguan lambung

Cara mencegah penyakit jantung

1. Jalan selama 30 menit setiap hari! Nggak ada alasan!, lalu setelah itu, coba telepon seseorang. jalan setengah jam setiap hari, menurunkan resiko serangan jantung sekitar 30 persen. Ini semacam ujian bagi anda, Jika anda sukses melakukan hal ini, kemungkinan anda mulai akan melakukan kompromi2 yang lain. Bertelepon dengan orang lain adalah langkah yang sangat penting: karena akan memperkuat komitmen anda. O yah, coba telepon rekan perempuan anda, karena mereka akan lebih mendukung anda.

2. Kenali tekanan darah anda, dan lakukan apapun, supaya mencapai angka 115/75. Tenakan darah anda mungkin bahkan lebih penting daripada kolesterol anda. Dan, anda bisa menurunkan tekana ini sendiri. Cara terbaik? Olah raga teratur, dan kurangi lemak di perut. Kenapa? karena lemak ini menutupi organ2 penting, sehingga, supaya organ2 ini bisa bekerja lebih baik, dibutuhkan tekanan darah lebih. Jadi, ketika lemak perut berkurang, tekanan darah yang dibutuhkan akan menurun drastis.

3. Coba cari tahu kadar HDL anda dan coba tingkatkan sampai di nilai 50. Bagi wanita, nilai HDL tinggi jauh lebih baik daripada LDL rendah. Entah kenapa, tapi yang jelas, makin tinggi nilai HDL, makin bagus (50 sudah termasuk bagus). CAra termudah untuk meningkatkan nilainya adalah olahraga, kurangi minuman keras, makan makanan dengan lemak sehat, misalnya: zaitun, canola. Asam Pantotenat (vit. B5) juga bisa membantu. 
 
4. Jangan makan minyak jenuh lebih dari 20 gram setuap hari, dan gunakan minyak trans sesedikit mungkin. Lemak jenuh dan lemak trans akan menyebabkan radang arteri. Cinnamon roll (roti kayu manis) memiliki 7 gram lemak jenuh. Minyak trans (misalnya dalam mentega atau margarin), sering ditemukan dalam makanan yang diproses atau dipanggang dalam oven.

5. Baca label, dan segera taruh kembali makanan yang label, dengan 5 bahan pertama menuliskan gula. Kenapa? urutan bahan diurutkan berdasarkan kandungan terbanyak. Memang boleh rendah lemak, tapi jika tinggi gula, sama aja boong. Kenapa? karena jika anda makan gula berlebihan, ujung2nya jadi lemak juga, yang ditumpuk di sekitar perut.
 
6. Makan 9 porsi sayuran dan buah setiap hari. Buah dan sayuran penuh dengan serat. Coba pelan2 tingkatkan jumlahnya dalam 2 - 6 minggu. karena jika jumlahnya meningkat drastis, malah kurang ok hasilnya, dan mempengaruhi pencernaan anda sendiri!.

Makanan Yang Menyehatkan Jantung

1. Ikan yang mengandung banyak lemak seperti salmon dan sarden.

Ikan ikan tersebut mengandung banyak protein dan omega 3 yang berguna untuk melancarkan pembuluh darah di jantung dan otak. Telah banyak penelitian di jepang membuktikan bahwa pasien yang mengkonsumsi minyak ikan beromega-3 berhasil mengurangi kolestrol mereka sebanyak 26 persen dan mengurangi resiko serangan jantung sebanyak 19 persen.Dr. Dariush Mozaffarian dari Harvard Medical School percaya bahwa dengan mengkonsumsi 2 sampai 3 hidangan ikan setiap minggu sudah memberikan manfaat bagi kesehatan secara mencolok.

2. Oats dan segala makanan yang mengandung oat.

Oats mengandung banyak omega-3 , magnesium, potassium,vitamin B, calcium, and serat yang mudah dicerna yang disebut beta glucans. Beta glucans ini bekerja dengan mempengaruhi penyerapan dan produksi dari kolestrol. Penelitian memperlihatkan bahwa jika anda makan satu cangkir oat setiap hari, anda akan mengurangi kolestrol anda rata rata sebanyak 10 persen.Lebih lanjut seorang ahli jantung dari Chicago,Dr. Michael Davidson, menambahkan bahwa sepertiga pasien yang makan oat tidak perlu lagi makan obat anti kolestrol. Jadi tak heran bila badan kesehatan federal amerika,US FDA, menyetujui pernyataan bahwa produk produk yang mengandung oat dapat mengurangi resiko sakit jantung.

3. Pisang.

Ada pepatah di kalangan masyarakat barat bahwa makan satu apel setiap harinya bisa mengurangi resiko penyakit("one apple a day, keep doktors away). Berdasarkan penelitian ternyata pisang adalah buah yang memberi manfaat lebih dibandingkan apel. Pisang kaya akan potassium, vitamin C dan B,dan korbohidrat. Para ahli jantung bahkan sering menganjurkan pasien mereka untuk makan 2 buah pisang tiap hari, apalagi bila mereka secara teratur makan obat untuk jantung dan darah tinggi. Ini dikarenakan potasium pada pisang adalah sangat penting buat otot jantung untuk berkontraksi dan mencegah denyut jantung berdenyut tidak normal. Makanlah satu atau dua pisa hari ini,paling tidak demi mendapat asupan vitamin c kedalam tubuh anda.

4. Bawang Putih.


Bawang putih mengandung allyl sulfides, yang bisa membantu menurunkan kadar kolestrol dalam darah. Menurut Dr. Robert Lin, pimpinan riset bawang putih,dengan makan 3 belahan bawang putih setiap hari akan mengurangi kolestrol anda antara 10 - 15 persen. Masak bawang putih seadanya. Jangan sampai gosong karena akan menghilangkan manfaatnya.

5. Biji bijian seperti almond and walnut.

Biji bijian mengandung banyak lemak tidak jenuh, vitamin E, magnesium, dan serat. Karenanya,biji bijian bagus buat kesehatan jantung, pembuluh darah dan kulit. Dr. Mehmet Oz, seorang ahli bedah jantung dan pengarang buku, memberikan nasehat kepada publik untuk makan segenggam penuh biji bijian setiap hari. Namun pilihlah yang tidak terlalu asin.

6. Coklat hitam atau sering disebut dark chocolate.

Coklat hitam mengandung resveratrol dan flavonoids untuk melindungi jantung anda. Para ahli secara spesifik takjub dengan komponen resveratrol karena berdasarkan percobaan terhadap binatang di laboratorium, komponen ini bisa memperpanjang batas usia. Jika anda membeli cokelat, belilah yang hitam atau dark chocolate. Terutama yang mengandung cocoa 70 persen. Rasanya memang agak pahit, tapi coklat jenis ini lebih menyehatkan dari pada coklat susu atau cokelat putih.

7. Sayur sayuran berwarna oranye.

Sayuran seperti tomat,wortel,kentang dsb.Sayuran sayuran macam begini mengandung banyak sekali antioksidan, termasuk lycopene, vitamin C, serat, dan potassium. Penelitian Harvard menunjukkan bahwa wanita yang makan wortel dan kentang setiap hari mengurangi resiko mereka terkena serangan jantung sebanyak 22 persen dan stroke sebanyak 40 sampai 70 persen. Sayuran macam ini juga mencegah kanker.

8. Kacang kacangan

Kacang kacangan mengandung banyak protein, vitamin B, magnesium, omega-3, calcium, and fiber. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Dr. James Anderson dari University of Kentucky , dengan makan satu cangkir kacang matang setiap hari akan mengurangi kolestrol anda sebanyak 20 persen. Semua macam kacang adalah menyehatkan termasuk kacang hitam,kacang kedelai dan bahkan kacang panggang dalam kaleng.Mereka murah,mudah dimasak dan kaya akan protein.

9. Sayur sayuran hijau.

Sayur sayuran hijau seperti bayam,brokoli dan kubis mengandung vitamin B,magnesium, potassium, kalsium, dan serat. Sama seperti si Popeye menjadi sangat kuat setelah makan bayam, begitu juga anak anak dan orang orang dewasa yang mengkonsumsinya. Kebanyakan yang hijau hijau, daun dari sayur sayuran bagus buat kesehatan jantung,perut dan seluruh tubuh. Sebuah penelitian menunjukkan bagaimana hubungan antara rendahnya vitamin B6 dengan tingginya protein C-reactive yang menjadi petunjuk gejala penyakit jantung.

10. Produk produk yang terbuat dari kacang kedelai.

Produk produk seperti tofu dan susu kacang mengandung banyak protein, vitamin B1, B12,folate,enzim neacin, kalsium, dan potassium. Walaupun penelitian akhir akhir ini menunjukkan bahwa kacang kedelai tidak menurunkan kolestrol, Asosiasi Jantung Amerika atau American Heart Association masih mempertimbangkan produk produk kacang kedelai sama sehatnya sebagai pengganti produk produk yang terbuat dari daging dan makanan berminyak lainnya. Lebih lanjut, banyak penelitian telah berkali kali membuktikan bahwa orang orang pemakan sayur sayuran hidup lebih lama dari pada orang yang suka makan daging.

Walaupun demikian, ada produk lain yang baik buat tubuh seperti yogurt dan buah buahan berwarna merah seperti stroberi, tomat, angvgur dan anggur merah. Jadi ingatlah untuk mengkonsumsi makanan tersebut diatas demi menjaga kesehatan jantung anda.

Minuman Yang Menyehatkan Jantung

1. Kopi

Mungkin hal ini sepintas terdengar aneh. Tapi tahukah Anda bahwa kopi memiliki aktivitas antioksidan lebih tinggi ketimbang kakao atau teh? Mengonsumsi kopi dalam jumlah yang tepat dapat menghambat peradangan dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.
Sebuah studi jangka panjang dan berskala besar, di mana melibatkan lebih dari 83.000 perempuan menunjukkan bahwa minum 2 cangkir kopi setiap hari dapat memangkas risiko terkena stroke 20 persen lebih rendah ketimbang mereka yang sedikit minum kopi atau tidak sama sekali.

Catatan : Meminum antara 2 hingga 4 cangkir kopi per hari termasuk kategori moderat. Tetapi jika Anda mengalami insomnia, gelisah dan kelelahan, cukup minum satu gelas saja.

2. Jus delima

Belakangan ini reputasi jus buah delima semakin melonjak dan memikat para peneliti gizi. Betapa tidak, para pakar dari University of California menemukan bahwa, kapasitas antioksidan jus delima tiga kali lipat lebih tinggi ketimbang anggur merah dan teh hijau. Bahkan penelitian awal menunjukkan, konsumsi rutin jus buah delima dapat menurunkan kolesterol, mengurangi plak arteri (faktor risiko untuk penyakit jantung), dan meningkatkan aliran darah ke jantung.

Catatan: Jika memungkinkan, hindari tambahan pemanis saat membuat jus delima.

3. Anggur merah (red wine)

Anggur merah mengandung banyak senyawa yang dapat melindungi kesehatan jantung, termasuk di antaranya resveratrol. Resveratrol memiliki sifat antioksidan yang dapat melindungi pembuluh darah di jantung serta membantu mencegah pembentukan penggumpalan darah. Beberapa bukti juga menunjukkan, konsumsi anggur merah dalam jumlah yang moderat dapat meningkatkan HDL (kolesterol baik).

Catatan: Untuk perempuan, dianjurkan tidak lebih dari 1,5 gelas perhari. Sedangkan untuk pria, tidak lebih dari 2 gelas.

4. Teh hitam

Teh hitam dihasilkan melalui proses fermentasi setelah daun dipanen lalu dikeringkan. Pengolahan ini mengubah komposisi kimia dari daun, sehingga menghasilkan beberapa antioksidan kuat yang membantu mendukung kesehatan jantung. Teh hitam telah terbukti mengurangi risiko stroke, mengurangi LDL (kolesterol jahat), memperbaiki fungsi pembuluh darah, dan meningkatkan aliran darah dalam arteri koroner.

Catatan : Semakin lama Anda mencelupkan teh, maka semakin besar manfaat fitokimia yang diperoleh. Oleh karena itu, menyajikan teh dengan air panas akan jauh lebih baik sekaligus menjaga kandungan antioksidan tetap terjaga. Minum beberapa cangkir teh hitam setiap hari dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung.

5. Teh hijau

Seperti teh hitam, teh hijau mengandung banyak antioksidan yang baik untuk jantung. Perbedaan utamanya adalah bahwa teh hijau tidak difermentasi. Sebuah studi tahun 2004 menunjukkan bahwa minum teh hijau dalam jumlah yang banyak dapat mencegah resiko penyakit arteri koroner. Ada banyak penelitian yang menghubungkan konsumsi teh hijau dengan kolesterol rendah, pencegahan pembekuan darah dan stroke.

Catatan: Minum 1-3 cangkir teh hijau sehari.

6. Air
 
Dehidrasi dapat berkontribusi pada beberapa faktor risiko untuk penyakit jantung koroner, termasuk darah kental. Ketika Anda sedang mengalami dehidrasi, darah akan menjadi lebih kental. Kondisi ini membuat hati Anda mengeluarkan lebih banyak energi untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Bahkan, dehidrasi kronis dapat menyebabkan hipertensi (tekanan darah tinggi). 
 
Catatan : Banyak ahli merekomendasikan setidaknya dalam sehari seseorang harus minum 8-10 gelas air (untuk dewasa).  Tetapi rekomendasi jumlah yang harus diminum  tidak bisa berlaku pada setiap orang dan setiap kondisi.  Yang pasti, jangan biarkan tubuh Anda sampai mengalami dehidrasi. Anda juga dapat menambahkan jus atau air perasan lemon ke dalam air hangat untuk menambahkan cita rasa sekaligus memeroleh manfaat peluruhan dan antioksidan.

Previous
« Prev Post

3 Komentar

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.