Diberdayakan oleh Blogger.

Buku Tamu

Followers

Sabtu, 31 Desember 2011

Manfaat Belimbing Wuluh

Belimbing wuluh atau disebut juga belimbing sayur, belimbing asam atau belimbing buluh dengan nama latin Averrhoa bilimbi merupakan tanaman yang mempunyai buah berasa asam yang kaya khasiat sering digunakan sebagai bumbu sayuran atau campuran jamu.

Belimbing wuluh atau belimbing sayur diduga berasal dari kepulauan Maluku dan kini tersebar ke seluruh Indonesia dan negara-negara sekitar seperti Filipina, Myanmar, dan Srilanka.

Kesan pertama begitu menggigit buah ini adalah rasa asamnya. Meski lebih sering dimanfaatkan sebagai bumbu masak, belimbing wuluh memiliki, khasiat sebagai pereda beragam keluhan kesehatan.

Rasanya yang asam justru membuat belimbing wuluh memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai buah spesifik sekaligus herba. Selama ini rasa asam belimbing wuluh sering dimanfaatkan sebagai penyedap masakan sayur asam, pindang ikan, dll. Sering juga dibuat manisan.

Pohon kecil, tinggi mencapai 10 m dengan batang yang tidak begitu besar dan mempunyai garis tengah hanya sekitar 30 cm. Ditanam sebagai pohon buah, kadang tumbuh liar dan ditemukan dari dataran rendah sampai 500 m dpi. Pohon yang berasal dari Amerika tropis ini menghendaki tempat tumbuh tidak ternaungi dan cukup lembab. Belimbing wuluh mempunyai batang kasar berbenjol-benjol, percabangan sedikit, arahnya condong ke atas. Cabang muda berambut halus seperti beludru, warnanya coklat muda. Daun berupa daun majemuk menyirip ganjil dengan 21-45 pasang anak daun. Anak daun bertangkai pendek, bentuknya bulat telur sampai jorong, ujung runcing, pangkal membundar, tepi rata, panjang 2-10 cm, lebar 1-3 cm, warnanya hijau, permukaan bawah hijau muda. Perbungaan berupa malai, berkelompok, keluar dari batang atau percabangan yang besar, bunga kecil-kecil berbentuk bintang warnanya ungu kemerahan. Buahnya buah buni, bentuknya bulat lonjong bersegi, panjang 4-6,5 ern, warnanya hijau kekuningan, bila masak berair banyak, rasanya asam. Biji bentuknya bulat telur, gepeng. Rasa buahnya asam, digunakan sebagai sirop penyegar, bahan penyedap masakan, membersihkan noda pada kain, mengkilapkan barang-barang yang terbuat dari kuningan, membersihkan tangan yang kotor atau sebagai bahan obat tradisional. Perbanyakan dengan biji dan cangkok.

Bila kita adalah salah satu penderita tekanan darah tinggi namun tidak menyukai obat-obatan yang mengandung bahan kimia dan lebih suka dengan obat-obatan herbal, maka kita bisa mencoba mengkonsumsi manisan belimbing wuluh. Selain rasanya yang enak, khasiatnya juga banyak. Jadi, ketika kita mengkonsumsinya, kita bisa merasakan manfaatnya untuk kesehatan sekaligus bisa merasakan rasanya yang nikmat dan mantap.

Manisan belimbing wuluh bisa dipergunakan sebagai obat bisa juga dipergunakan sebagai kudapan manis yang bisa dinikmati bersama keluarga besar.

Manfaat Belimbing wuluh (belimbing asam, belimbing buluk) 

Manfaat Belimbing wuluh untuk obat batuk : kukus (dlm panci kecil tertutup selama bbrp jam) satu genggam (sekitar 11-12 gram) bunga belimbing wuluh segar, 5 butiradas, 1 sendok makan gula batu & 1/2 gelas air. Saring & minumkan 2-3 kali/hari dgn dosis sesuai usia anak.


Artikel Terkait:

1 komentar

Saracensa

This is good content it well be useful to the all the user i fully read all the information it well be helpful to me thanks to the author for the given the wonderful articles...

Poskan Komentar